Abstract :
RINGKASAN
Evaluasi Penerapan Good Farming Practices (GFP) Pada Domba Lokal Di
Ud.Peternakan Boerstud Kambing Burja, Malang, Ivan leonardi, NIM
C31191332, Tahun 2022, 57 halaman, Peternakan, Politeknik Negeri Jember,
Dyah Laksito Rukmi, S.Pt, M.Si (Dosen Pembimbing).
Domba lokal merupakan salah satu ternak potong yang selama ini banyak
memberikan sumbangan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani. Agar usaha
penggemukan domba mencapai hasil yang optimal diperlukan pedoman budidaya
beternak yang baik. Good Farming Practices (GFP) merupakan panduan cara
beternak yang baik dan benar yang memfokuskan pada sarana dan proses
produksi. UD.Peternakan Boerstud Kambing Burja, malang merupakan
perusahaan swasta yang bergerak dibidang penggumakan dan pembibitan domba
potong. Penerapan GFP menjadi hal yang sangat diutamakan bagi perusahaan ini
untuk meningkatkan produktivitas domba potong yang dihasilkan.
Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan yaitu dimulai pada 10 Oktober
2021 sampai 31 Desember 2021 di UD.Peternakan Boerstud Kambing Burja,
Malang. Penerapan GFP yang akan di kaji meliputi 2 aspek yaitu sarana dan
proses produksi. Metode yang digunakan berupa wawancara dan pengamatan.
Data yang diperoleh dianalisis secara diskriptif.
UD.Peternakan Boerstud Kambing Burja, Malang dalam menjalankan
usaha penggemukan domba telah menerapkan aspek GFP yang baik. Namun
demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan di antaranya peyediaan air
yang selalu telat pada ternak, dan sanitasi pada kandang yang tidak terjadwal
sebagaimana mestinya. Kesuksesan dalam tercapainya penerapan GFP dapat
dilihat dari sedikitnya ternak yang terkena penyakit yang berada dalam kandang.
Hasil penelitian ini menunjukan penerapan good farming practices di
UD.Peternakan Boerstud Kambing Burja, Malang sudah sesuai dengan standart
GFP. Ditinjau dari segi aspek sarana menunjukkan nilai tertimbang sebesar
85,04%, dan nilai pada aspek proses produksi nilai tertimbang sebesar 83,75%.
Saran sebaiknya air minum yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan
ternak merupakan air sumur, penerapan biosekuriti di UD.Peternakan Boerstud
Kambing Burja, Malang diterapkan untuk mengurangi resiko ternak terkena
penyakit, UD.Peternakan Boerstud Kambing Burja, Malang sebaiknya
membangun pagar setinggi >3m mengelilingi area kandang untuk mencegah
binatang liar dari luar, dan dilengkapi CCTV untuk meningkatkan keamanan,
diperlukan alat pencukur bulu domba untuk mempermudah penanganan.
penyemprotan desinfektan sebaiknya terjadwal, memastikan hewan liar tidak
masuk ke kandang, pemberian pagar listrik mengelilingi area peternakan,
pemberian CCTV dan tenaga keamanan (satpam), alat pencukur bulu domba belu
domba.