Abstract :
Jamur tiram (Pleurotus sp.) merupakan salah satu bahan pangan yang sudah dikenal dan sering dikonsumsi oleh masyarakat. Jamur tiram umumnya dikonsumsi dalam bentuk olahan seperti krirpik jamur, sayur sup, dan berbagai macam oalahan lainya. karakteristik jamur tiram mudah rusak jika disimpan diudara terbuka selama 2-3 hari karena mimiliki kandungan tinggi. Terdapat berbagai macam metode pengering yang dapat dilakukan terhdapat jamur merang, diantaranya adalah dengan sistem rotary dan vakum. Tujuan dari penelitian ini untuk modifikasi mesin rotaryvacuum dryer sistem batcHpada bagian silinder rotary dan pompa vakum yang awalnya menggunakan pompa vakum 1 Hp diganti dengan 2 Hp.Kegiatan modifikasi dan pengujian mesin rotari vacuum dryer dilaksanakan pada tanggal 11 juni 2020 s/d juli 2020 di bengkel sinar alam jember.
Hasil dari modifikasi dan pengujian mesin rotary vacuum dryer sistem batch mampu mengeringkan jamur tiram hingga kadarair 10,16% kering dengan temperatur pengeringan 60°C dalam waktu 8 jam, tekanan vacum -72 cmHg, dan kecepatan silinder rotary 3 rpm. Dari pengujian yang telah dilakukan mendapatkan hasil tekanan pompa vakum yang lebih cepat untuk mencapai tekanan -72cmHg sama halnya dengan temperatur yang lebih cepat menggunakan pompa vakum 2 Hp dari pada menggunakan pompa vakum 1 Hp.
Hasil perhitungan dan pengukuran menggunkan pompa vakum 1 Hp standar deviasi sebesar 0,025 sedangkan menggunakan pompa vakum 2 HP sebesar 0,0026 yang artinya menggunakan pompa vakum 2 Hp lebih bagus karena nilai standar deviasi yang kecil mendekati akurat suatu nilai.