Abstract :
Kopi termasuk penyegar yang dikonsumsi oleh penduduk dunia, mulai dari penduduk desa kecil yang di pelosok negara hingga kota-kota metropolitan bahkan hingga pusat pariwisata internasional dibanyak negara dimana minuman kopi itu sendiri dijadikan sebagai penghangat pertemuan baik di kantor, kampung , hingga jamuan internasional. Kopi merupakan salah satu hasil komoditi perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi di antara tanaman perkebunan lainnya dan berperan penting sebagai sumber devisa negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan energi per proses pada pengolahan kopi mulai dari proses perambangan sampai dengan pengeringan biji kopi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai dengan bulan Desember 2019 di PTPN XII Kebun Blawan. Analisis energi yang digunakan adalah Analisis Energi Manusia, Analisis Energi Bahan Bakar, dan Analisis Energi Listrik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Energi pada tiap tahapan proses adalah perambangan sebesar 1,05 kJ/kg, pengupasan kulit buah sebesar 3,51 kJ/kg, fermentasi sebesar 8,38 kJ/kg, pencucian sebesar 2,64 kJ/kg, penutasan sebesar 5,28 kJ/kg, pengeringan 31,70 kJ/kg. Total konsumsi energi manusia untuk peroses pengolahan kopi dari perambangan sampai dengan pengeringan sebesar 52,56 kJ/kg, sedangkan energi listriknya sebesar 71,34 kJ/kg dan untuk energi bahan bakar sebesar 72.445,6 kJ/kg sehingga diperoleh total konsumsi.energi.sebesar.72.529,5kJ/kg