DETAIL DOCUMENT
Respon Pemberian Trichoderma Sp Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccharata)
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Jember
Author
Affandi, Rizal Luqman
Subject
154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan 
Datestamp
2022-07-06 02:31:02 
Abstract :
Respon Pemberian Trichoderma Sp Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata). Rizal Luqman Affandi, NIM A31181425, Tahun 2021, Produksi Tanaman Hortikultura, Produksi Pertanian, Politeknik Negeri Jember, Eliyatiningsih, SP, M.Sc. (Pembimbing). Jagung manis (Zea mays saccharata) banyak dimanfaatkan karena memiliki kandungan gizi dan kandungan gula yang tinggi sehingga rasanya lebih manis daripada jagung biasa. Proyek usaha mandiri (PUM) dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2020 di lahan Politeknik Negeri Jember. Metode yang diterapkan dalam proyek usaha mandiri dengan membandingkan antara kontrol dan perlakuan Trichoderma dengan perlakuan analisis menggunakan uji-T serta dianalisis usahatani untuk mengetahui layak atau tidak perlakuan diterapkan. Dari proyek usaha mandiri dengan judul ?Respon Pemberian Trichoderma Sp terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccharata)? dapat disimpulkan bahwa hasil uji-t budidaya Jagung manis (Zea mays saccharata S) menunjukkan bahwa perlakuan Trichoderma sp. menunjukkan adanya pengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tanaman. Berdasarkan hasil uji-t budidaya Jagung manis (Zea mays saccharata S) menunjukkan bahwa perlakuan Trichoderma sp menunjukkan adanya pengaruh sangat nyata pada parameter tinggi tanaman umur 14 HST hingga 42 HST, diameter tongkol per sampel, panjang tongkol per sampel, berat tongkol per sampel dan tingkat kemanisan per sampel. pada umur 14 HST, 21 HST menunjukkan pengaruh tidak nyata pada jumlah daun, dan umur 28 HST, 35 HST dan 42 HST menunjukkan pengaruh nyata pada jumlah daun. Hasil analisis usaha tani Jagung manis (Zea mays saccharata S) menunjukkan bahwa perlakuan Trichoderma sp. yang dicairkan dan di kocorkan serta penambahan pupuk kandang sapi dan kontrol tidak layak diusahakan karena R/C Ratio < 1. 
Institution Info

Politeknik Negeri Jember