Abstract :
Usaha peternakan sapi potong pada khususnya sapi bali memiliki tujuan sebagai pembibitan dan penggemukan. Produktivitas sapi bali dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah faktor nutrisi yang dikonsumsi ternak. Masa pertumbuhan pedet lepas sapih perlu dikontrol dalam manajemen pemeliharaannya yang berpengaruh terhadap pertumbuhan selanjutnya serta pedet lepas sapih mudah terserang penyakit. Manajemen pemberian pakan yang baik akan menghasilkan pertambahan bobot badan yang optimal. Pakan yang diberikan berupa rumput raja (Pennisetum purpuphoides) dan konsentrat komersial NOVO NC64. Kandungan nutrisi pada rumput raja yaitu memiliki BK 15,58% dan PK 9,96% dan kandungan nutrisi konsentrat komersial adalah BK 87,62% dan PK 19,87%. Pemberian pakan dilakukan 2 kali dalam sehari yang diberikan pada pagi dan sore hari dengan selang waktu 7 jam dengan pemberian secara masing-masing, konsentrat diberikan dahulu kemudian hijauan. Pemberian pakan perlu dievaluasi untuk mengetahui jumlah konsumsi pakan sehingga dapat mengetahui nilai efisiensi pakan terhadap pertambahan bobot badan pedet lepas sapih sapi bali. Hasil evaluasi pemberian pakan tersebut menghasilkan rata-rata konsumsi BK sebanyak 2,44 kg/ekor/hari dan konsumsi PK sebanyak 371,9 g/ekor/hari, pertambahan bobot badan sebanayak 0,44-0,61 kg/ekor/hari dengan efisiensi pakan 18,28%-27%.
Kata Kunci : Pakan, PBBH, Pedet Sapi bali