DETAIL DOCUMENT
KONSUMSI PAKAN, MORFOMETRIK DAN PERFORMA REPRODUKSI SAPI BALI PEJANTAN DI BREEDING CENTER PULUKAN BPTU-HPT DENPASAR
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Jember
Author
Safitri, Wanda Nur
Subject
213 - Nutrisi dan Makanan Ternak 
Datestamp
2022-06-21 02:25:26 
Abstract :
RINGKASAN Konsumsi Pakan, Morfometrik Dan Performa Reproduksi Sapi Bali Pejantan di Breeding Center Pulukan BPTU-HPT Denpasar, Wanda Nur Safitri, NIM C31191991, Tahun 2022, 48 halaman, Program Studi Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Politeknik Negeri Jember, Theo Mahiseta Syahniar, S.Pt., M.Si. (Dosen Pembimbing). Indonesia memiliki sapi lokal yang cukup banyak, salah satunya sapi lokal berasal dari Bali dengan produktivitasnya yang tinggi. Sapi bali dapat beradaptasi secara baik terhadap lingkungan tropis di Indonesia. Sapi bali (Bos sondaicus) merupakan salah satu ternak lokal yang telah tersebar di beberapa wilayah Indonesia dan dikembangkan sebagai ternak potong karena memiliki keunggulan, diantaranya yakni adaptif terhadap lingkungan serta mutu pakan yang rendah atau kasar (Tonbensi, dkk., 2012). Sapi bali jantan dipertahankan dalam performa yang baik agar dapat berperan sebagai pejantan yang berkualitas. Uji performans merupakan salah satu metode uji yang digunakan pada ternak untuk mengetahui seberapa jauh tingkat performans atau penampilan sapi untuk memperoleh penampilan terbaik yang akan diturunkan pada anaknya. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi konsumsi pakan terhadap performa sapi bali pejantan. Penelitian ini dilaksana di Breeding Center Pulukan BPTU-HPT Denpasar. Sapi bali pejantan yang digunakan sebanyak 7 ekor. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk dapat mengevaluasi konsumsi pakan terhadap performa sapi bali pejantan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui konsumsi pakan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan ternak yakni 10% bobot badan dan kebutuhan BK 2-3% bobot badan. Kebutuhan bahan kering tidak memenuhi kebutuhan yakni berkisaran pada angka 1,67-1,91%,. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya yakni faktor ternak dan faktor pakan. 
Institution Info

Politeknik Negeri Jember