Abstract :
PENGARUH CURAH HUJAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI DIVISI 1 PT. DWI MITRA ADIUSAHA KALIMANTAN TENGAH, Dwi Frediyanto, NIM A32190972, Tahun 2022, 62 hlm., Produksi Pertanian, Politeknik Negeri Jember, Ir. Sugiyarto M.P (Dosen Pembimbing) Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) ialah tanaman endemik yang berasal dari Benua Afrika. Tanaman kelapa sawit juga dapat dijumpai di negara yang beriklim hutan hujan tropis seperti Negara Pantai Gading, Angola, Kamerun, Nigeria, Ghana, Liberia, Sierra Leone, Togo, dan Kongo. Dalam kultur teknis Faktor iklim sangat berpengaruh dalam perkembangan dan produktivitas kelapa sawit. Curah hujan merupakan salah satu bagian dari iklim. Curah hujan merupakan sebuah faktor penting guna terpenuhinya kebutuhan air bagi tanaman kelapa sawit yang tidak menggunakan sistem irigasi atau pengairan. Ketersediaan air di lahan untuk tanaman kelapa sawit diperoleh dari curah hujan. Kegiatan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Curah Hujan Terhadap Produktivitas Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Divisi 1 PT. Dwi Mitra Adiusaha Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan untuk menganalisa pengaruh curah hujan terhadap produktivitas kelapa sawit menggunakan metode analisa regresi linier sederhana dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara keseluruhan dari curah hujan tahun 2016, 2017,2018, 2019,2020 terhadap produksi TBS tahun 2016/2017, 2017/2018, 2018/2019, 2019/2020, dan 2020/2021 menunjukkan korelasi yang positif (+) yang berarti curah hujan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi dengan tingkat hubungan yang kuat. Adapun hasil analisa regresi linier sederhana sebagai berikut Produksi 2016/2017 yaitu 0,39 dan 0,63 , 2017/2018 yaitu 0,43 dan 0,66, 2018/2019 yaitu 0,62 dan 0,79, 2019/2020 yaitu 0,36 dan 0,60, 2020/2021 yaitu 0,46 dan 0,68