Abstract :
Mentimun (Cucumis sativusL.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki kandungan nilai gizi baik dan bermanfaat bagi tubuh. Produktivitas mentimun di Indonesia terus menurun mengalami penurunan, hal tersebut memungkinkan disebabkan karena kegiatan budidaya mentimun yang dilakukan kurang efektif sehingga membutuhkan upaya khusus yang harus diberikan pada tanaman mentimun untuk bisa meningkatkan jumlah produksinya. Upaya untuk meningkatkan produksi mentimun harus terus dilakukan. Tindakan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi mentimun adalah dengan cara meningkatkan kesuburan tanah. pupuk kompos cair adalah larutan dari hasil fermentasi bahan-bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan, dan manusia yang memiliki kandungan unsur hara lebih dari satu unsur. Pupuk kompos cair berperan penting dalam menjaga kesuburan tanah, selain mudah didapat atau dibuat pupuk kompos cair juga berperan dalam meningkatkan ketersediaan unsur hara N yang sangat memacu pertumbuhan vegetatif tanaman, sehingga berdampak langsung terhadap hasil produksi tanaman.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi pupuk kompos cair yang terbaik untuk pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli ? September 2021, dilahan Politeknik Negeri Jember dengan ketinggian ±89 mdpl. Rancangan percobaan yang digunkaan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor yaitu konsentrasi kompos cair dengan 4 taraf yaitu K1 (5ml/L), K2 (10ml/L), K3 (15ml/L), dan K4 (20ml/L).
Hasil penelitian ini setelah di uji F memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun, namun tidak berpengaruh nyata pada parameter panjang buah, diameter buah, jumlah buah, dan berat buah.