Abstract :
Pada era pandemi saat ini banyak instansi baik swasta maupun negeri ter-dampak, terutama pada instansi pendidikan. Hampir semua instansi pendidikan beralih dari sistem pembelajaran offline menjadi pembelajaran daring, sehingga dibutuhkan sebuah tempat bagi instansi pendidikan untuk transformasi dari sistem pembelajaran offline sehingga dibutuhkan sebuah e-learning. Sudah banyak e-learning yang disediakan akan tetapi banyak kendala yang dihadapi mulai dari server down karena terlalu banyak user yang mengakses sehingga mempengaruhi kegiatan belajar. Tujuan penelitian ini adalah mengatasi permasalahan yang terjadi yaitu akses e-learning yang lama dikarenakan server e-learning down ketika banyaknya user yang mengakses. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis menggunakan Kubernetes dan docker untuk mengimplementasikan load balancing dan autoscaling menggunakan platform container yang digunakan untuk menambah server e-learning dan membagi beban pada server e-learning dalam platform container sehingga permasalahan server down dan lambatnya akses dapat teratasi. Penulis juga menggunakan fitur scaling down pada autoscaling yang digunakan untuk mengurangi jumlah container server e-learning ketika user yang mengakses e-learning turun yang digunakan memaksimalkan penggunaan resource pada server fisik.