Abstract :
Tahu merupakan olahan makanan yang diperoleh dari kacang kedelai yang memiliki nilai gizi tinggi. Produk tahu memiliki peran yang penting dalam sumber protein nabati yang kaya akan manfaat. Tetapi dengan berkembangnya cara pandang masyarakat, maka masyarakkat menginginkan suatu pangan inovasi yang sudah ada menjadi produk dengan tekstur dan rasa yang sedikit berbeda. Dengan adanya permasalahan ini akan lebih mudah untuk mengetahui suatu usaha yang akan dikembangkan yaitu dengan menambahkan susu sapi kedalam pembuatan tahu dari susu kedelai, penambahan yang dilakukan untuk membuat rasa, aroma, tekstur dan kenampakan tahu sedikit berbeda dari tahu yang diolah dari sari kedelai. Maka terciptalah suatu inovasi produk yaitu tahu sari kedelai dengan penambahan susu sapi.. Tujuan dilakukannya Proyek Usaha Mandiri (PUM) untuk mengetahui teknik produksi tahu sari kedelai dengan penambahan susu sapi yang optimal, mengetahui kelayakan usaha produksi tahu sari kedelai dengan penambahan susu sapi, mengetahui daya terima produk tahu sari kedelai dengan penambahan susu sapi dan mengetahui strategi pemasaran yang baik untuk usaha produksi tahu sari kedelai dengan penambahan susu sapi. Produksi dan Pemasaran Tahu Sari Kedelai dengan Penambahan Susu Sapi menghasilkan 225 kemasan dalam 15 kali produksi. Satu kali produksi dapat menghasilkan 15 dan dijual dengan harga Rp 11.200 perkemasan. Metode pemasaran yang dilakukan menggunakan pemasaran langsung dan juga pemasaran tidak langsung. Pemasaran secara langsung dilakukan dengan cara menjual produk secara online dan konvensional dan pada pemasaran tidak langsung dengan cara menitipkan produk ke warung terdekat. Total biaya produksi sebesar Rp1.909.490,58, pendapatan yang diperoleh sebesar ix Rp2.520.000, memiliki laju keuntungan 31,97%, BEP Produksi sebesar 8 kemasan, BEP Rupiah sebesar Rp91.064, dan B/C Ratio 1,31 sehingga layak dijadikan peluang usaha.