Abstract :
Kesehatan merupakan salah satu faktor penting untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Survei Kesehatan Rumah Tangga menemukan bahwa paling tidak sekitar 57% remaja perempuan Indonesia berusia 10-14 tahun dan 39,5% perempuan berusia 15 tahun ke atas masih menderita anemia. Prevalensi anemia yang tinggi dapat membawa akibat negatif seperti gangguan dan hambatan pada pertumbuhan dan kekurangan Hb dalam darah mengakibatkan kurangnya oksigen yang ditransfer ke seluruh tubuh maupun otak. Faktor keterbatasan biaya menjadikan sebagian masyarakat tidak mampu membawa anggota keluarganya berobat ke dokter. Tidak hanya itu, masyarakat masih awam dengan anemia karena sulitnya mendapatkan informasi tentang penyakit anemia, sehingga membuat masyarakat tidak begitu paham dengan penyakit anemia. Karena permasalahan itulah, maka dapat diciptakan suatu sistem komputer yang bertugas untuk mengetahui dan menganalisis gejala gangguan kesehatan pada pasien untuk kemudian memberikan anjuran langsung terhadap pasien