DETAIL DOCUMENT
Aktivitas Antioksidan Dan Karakteristik Fisikokimia Daun Berenuk (Crescentia Cujete L.) Kering Berdasarkan Variasi Waktu Pengeringan
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Jember
Author
Arisnawati, Nur Widya Aprisa
Subject
163 - Teknologi Pertanian 
Datestamp
2022-07-29 04:03:32 
Abstract :
Aktivitas Antioksidan dan Karakteristik Fisikokimia Daun Berenuk (Crescentia Cujete L.) Kering Berdasarkan Variasi Waktu Pengeringan, Nur Widya Aprisa Arisnawati, NIM B32191657, Tahun 2022, 41 halaman, Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Jember, Aulia Brilliantina, S. TP., M.P (Dosen Pembimbing), Mulia Winirsya Aprilliyanti, S. TP., M.P (Ketua Penguji), Irene Ratri Andia S, S. TP. M.P (Anggota Penguji) Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki kekayaan hayati tumbuhan yang sangat dikenal dunia. Salah satu tanaman yang tumbuh subur di Indonesia adalah tanaman berenuk. Daun berenuk dipakai untuk mengobati demam, asma maupun diare karena memiliki kandungan antioksidan yang sangat banyak. Ekstrak daun berenuk juga digunakan sebagai antibakterial. Daun berenuk memiliki manfaat yang bagus untuk kesehatan karena memiliki komponen bioaktif fenol dan antioksidan sehingga dapat berpotensi digunakan sebagai minuman penyegar apabila proses pengolahannya dilakukan secara benar. Salah satunya adalah dengan cara pengeringan daun berenuk. Pengeringan daun berenuk pada penelitian ini meggunakan cabinet dryer suhu 50? dengan variasi waktu yang berbeda yaitu 1,5 jam, 2 jam, 2,5 jam, dan 3 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas antioksidan, total fenol, kadar air, kadar abu, dan indeks warna daun berenuk kering berdasarkan variasi lama waktu pengeringan. Analisa data yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan Analisa sidik ragam atau analysis of variance (ANOVA) satu jalur untuk mengetahui adanya perbedaan dari perlakuan yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi waktu pengeringan menggunakan oven cabinet dryer dapat menurunkan aktivitas antioksidan, total fenol, dan kadar air pada sampel daun berenuk kering. Namun pada parameter kadar abu semakin lama waktu pengeringan, kadar abu semakin naik dan tidak berbeda nyata. Pengaruh variasi waktu berbeda nyata pada parameter aktivitas antioksidan, total fenol, kadar air, dan indeks warna. 
Institution Info

Politeknik Negeri Jember