Abstract :
Brownies merupakan salah satu jenis cake yang tidak mengembang, lebih
sering disebut cake yang bantat dan tidak selembut cake lainnya, namun kelebihan
brownies adalah memiliki rasa yang khas yaitu rasa dan aroma coklat yang sangat
kuat. Perkembangan brownies dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan
yang pesat, dengan berbagai kreasi dan rasa yang banyak disukai para pecinta
brownies. Karena itulah, belakangan ini sedang populer dan menjadi tren yaitu
brownies kukus. Brownies kukus adalah brownies yang menggunakan teknik
pengukusan, sehingga teksturnya lebih lembut. Hal ini karena mengukus brownies
tidak menghilangkan banyak uap air pada adonan (penguapan). Salah satu variasi
kreasi brownies adalah penambahan ketan hitam sebagai penambah variasi rasa
dan tekstur.
Beras ketan hitam merupakan salah satu jenis beras berpigmen yang sudah
cukup lama dikonsumsi oleh bangsa Indonesia sebagai bahan pelengkap makanan.
Ini karena beras ketan hitam sangat potensial sebagai sumber karbohidrat, penguat
sel, campuran bioaktif dan serat tinggi untuk kesehatan. Dari hasil uraian diatas
dapat dihasilkan suatu inovasi baru, produk kekinian dengan kandungan
antioksidan yang tinggi yakni brownies kukus ketan hitam dalam penyajian
dessert box.
Tujuan dilakukannya Proyek Usaha Mandiri (PUM) ini yaitu untuk
mengetahui proses produksi, proses pemasaran, analisa kelayakan usaha dan daya
terima terhadap brownies kukus ketan hitam dalam penyajian dessert box. Proyek
Usaha Mandiri brownies kukus ketan hitam dalam penyajian dessert box
dilaksanakan di kos Ananda Jl. Mastrip V mulai minggu kedua april hingga
minggu kedua juni 2022.
Produk brownies kukus ketan hitam dalam penyajian dessert box
menghasilkan 195 kemasan dalam 15 produksi. Setiap produksi menghasilkan 12-16 kemasan produk yang dijual dengan harga Rp. 8500/kemasan. Metode
pemasaran yang dilakukan menggunakan pemasaran langsung dan pemasaran
tidak langsung secara konvensional dan online. Total biaya produksi sebesar Rp
1.103.250,11, pendapatan yang diperoleh sebesar Rp 1.657.500 memiliki laju
keuntungan 50%, BEP Produksi sebesar 6 kemasan, BEP Rupiah sebesar Rp
51.129 dan R/C Ratio 1,50 sehingga layak dijadikan peluang usaha.