Institusion
Politeknik Negeri Jember
Author
Maulidi, Achmad Shohibul Maulidi
Subject
154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan
Datestamp
2022-08-04 04:17:09
Abstract :
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) adalah tanaman penghasil minyak nabati dengan produksi tertinggi di antara tanaman penghasil minyak yang lain. Pengendalian hama gulma merupakan usaha untuk meningkatkan daya saing tanaman pokok dan melemahkan daya saing gulma. Kehadiran gulma ini sangat mengganggu keberadaannya bagi tanaman budidaya termasuk tanaman kelapa sawit ini karena hal ini akan mengakibatkan adanya persaingan dalam penyerapan unsur hara yang ada di lingkungan tersebut. Penelitian ini berjudul ? Pengaruh Kanopi Pada Tanaman Menghasilkan Kelapa Sawit Terhadap Persebaran Jenis Gulma? dilaksanakan pada bulan september 2021 - oktober 2021 analisis vegetasi gulma dengan metode kuadran. Pada tanaman kelapa sawit memiliki perbedaan lebar kanopi yaitu kanopi terlebar yaitu kelapa sawit tahun tanam 2008, 2009 dan 2015. Pelepah kelapa sawit memiliki panjang pelepah yang bervariasi untuk tahun tanam 2015 rata ? rata panjang pelepah berukuran 3 ? 4 meter, kelapa sawit tahun tanam 2009 memiliki panjang pelepah 7 ? 8 meter dan kelapa sawit tahun tanam 2008 memiliki panjang pelepah 8 ? 9 meter. Sehingga cahaya matahari yang sampai di tanah berbeda sesuai lebar kanopi. Cahaya matahari yang sampai di tanah lebih banyak akan memiliki sebaran gulma yang banyak yaitu gulma dengan sebaran terbanyak kelapa sawit tahun tanam 2015, 2009 dan 2008. Persebaran jenis gulma di kegiatan ilmiah yang dilakukan pada kelapa sawit tahun tanam 2008, 2009 dan 2015 yaitu Asyastasia gangetica, Cyperus rotundus L, Leptochloa chinensis, Phyllanthus urinaria dan Paederia foetida.