Abstract :
Setiap perusahaan memiliki masalah yang kerap kali muncul untuk mencapai tujuan dari perusahaan. Baik itu masalah finansial dan SDM. Sehingga diperlukan pengawasan dari pimpinan perusahaan. Dibeberapa perusahaan besar, pemimpin tidak mungkin melakukan pengawasan secara langsung, pemimpin di perusahaan besar tersebut memberikan tanggung jawab kepada divisi terkait sesuai bidang.
Peran dan kualitas auditor internal menjadi sorotan. Banyaknya penemuan kasus kelemahan Sistem Pengawasan Internal (SPI) di beberapa perushaan maka dapat dikatakan peran dan kualitas di perusahaan tersebut masih kurang dalam
pelaksanaan audit. Berdasarkan kinerja, kurangnya pengawasan internal masih dirasakan beberapa perusahaan di Indonesia.
Oleh karena itu dibuatkannya sebuah sistem manajemen audit yang dapat memperhitungkan segala perencanaan dan menghasilkan informasi guna menekankan kecurangan atau penyelewengan dalam sistem dan diminimalisasi dan juga dapat memperbaiki sistem yang sedang berjalan, sehingga dapat dilakukan dengan optimal.