DETAIL DOCUMENT
PENGGUNAAN PUPUK NPK MAJEMUK PADA TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.)
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Jember
Author
Rohmah, Nike Alviatur
Subject
152 - Hortikultura 
Datestamp
2022-08-03 04:09:52 
Abstract :
PENGGUNAAN PUPUK NPK MAJEMUK PADA TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.), Nike Alviatur Rohmah, NIM A31191922, Produksi Pertanian, Politeknik Negeri Jember. Ir. Tri Rini Kusparwanti, M.P. Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan tumbuhan yang menghasilkan buah yang dapat dimakan. Buahnya biasanya dipanen ketika belum masak untuk dijadikan sayuran atau penyegar, tergantung jenisnya. Menurut data dari Badan Pusat Statistik BPS (2020) produksi mentimun menunjukkan angka produksi yang menurun setiap tahunnya, tercatat sejak tahun 2014 hingga 2017 BPS menunjukkan data secara berturut-turut sebesar 477,989 ton, 447,696 ton, 430,218 ton dan 424,917 ton. Upaya untuk meningkatkan produksi mentimun adalah dengan pengaplikasian pupuk N, P, K. Pupuk NPK Mutiara dipilih karena telah mencangkup unsur hara makro yaitu N (16%), P(16%) dan K(16%). Kegiatan proyek usaha mandiri dilaksanakan pada bulan Agustus 2021 sampai Oktober 2021 bertempat di Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi. Luas lahan yang digunakan adalah 200m² yang kemuduan dibagi menjadi 2, yaitu 100m² lahan perlakuan dan 100m² kontrol. Hasil analisi Uji T menunjukan bahwa penggunaan pupuk NPK Mutiara memberi hasil tidak berbeda nyata (ns) terhadap rata-rata parameter tinggi tanaman persampel, panjang buah persampel, dan berat buah persampel. Untuk diameter buah menunjukan hasil (*) yang artinya berbeda nyata, sedangkan untuk jumlah buah persampel, jumlah buah perbedeng dan berat buah perbedeng menunjukan hasil (**) yang artinya berbeda sangat nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.). Hasil analisis usaha tani budidaya mentimun menunjukan nilai R/C Ratio lebih besar dari 1 (R/C Ratio > 1) yang artinya budidsya mentimun menggunskan pupuk NPK Mutiara layak diusahankan. Dengan hasil produksi lahan perlakuan sebanyak 317 kg/100m² dan hasil produksi lahan kontrol sebanyak 243 kg/100m². 
Institution Info

Politeknik Negeri Jember