Abstract :
Stik tempe rasa-rasa merupakan makanan ringan yang bisa dijadikan sebagai
inovasi untuk berwirausaha, karena bahan-bahannya yang cenderung mudah
dijumpai di kalangan masyarakat. Tugas akhir ini dilaksanakan di Desa
Yosomulyo Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi mulai tanggal 13
Maret 2022 hingga 23 Mei 2022. Tujuan dilakukannya tugas akhir ini yaitu untuk
melakukan proses produksi stik tempe rasa-rasa, menghitung analisis usaha stik
tempe rasa-rasa, dan menerapkan strategi bauran pemasaran stik tempe rasa-rasa.
Metode analisis usaha yang dilakukan menggunakan analisis BEP, R/C Ratio, dan
ROI. Proses produksi stik tempe rasa-rasa terdiri dari beberapa tahap yaitu mulai
dari menyiapkan alat dan bahan, mengukus tempe, menghaluskan tempe,
menghaluskan bawang putih, mencairkan margarin, mencampur bahan,
memipihkan adonan, membentuk stik, menggoreng stik, penirisan stik,
mencampurkan bumbu tabur, dan mengemas stik. Pelaksanaan proses produksi
dilakukan sebanyak 5 kali , setiap produksi menghasilkan 21 kemasan dengan
berat masing-masing 75 gram/ kemasan. Setiap satu kali produksi mendapatkan
laba sebesar Rp66.391,87. BEP (Harga) sebesar Rp4.838,48/ kemasan dengan
harga jual Rp8.000/kemasan. BEP (Produksi) sebesar 12,7 kemasan dengan total
produksi sebanyak 21 kemasan, R/C Ratio sebesar 1,653 dan ROI sebesar 7,3%.
Berdasarkan analisis usaha tersebut dapat disimpulkan bahwa usaha stik tempe
rasa-rasa layak untuk diusahakan. Pemasaran yang dilakukan menggunakan
pemasaran secara langsung memanfaatkan media sosial sebagai media
komunikasi.
Kata Kunci : Analisis Usaha, Stik, Tempe