Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi antara konsentrasi zat pengatur tumbuh BAP dan IAA terhadap pertumbuhan tunas eksplan Vanilla planifolia A. secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan, Politeknik Negeri Jember sejak bulan Januari sampai dengan bulan Mei tahun 2020. Metode yang digunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan dua faktor perlakuan dan tiga kali ulangan. Faktor pertama yaitu zat pengatur tumbuh BAP dengan 3 level konsetrasi BAP (0 ppm; 1 ppm; 2 ppm). Faktor kedua yaitu zat pengatur tumbuh IAA dengan 3 level konsentrasi IAA (0 ppm; 0,5 ppm; 1,5 ppm). Pengujian lanjut dilakukan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi BAP dan IAA efektif dalam mempengaruhi tinggi planlet vanili secara in vitro. Kombinasi perlakuan BAP dan NAA berpengaruh sangat nyata terhadap waktu muncul tunas dan berpengaruh nyata terhadap pertambahan jumlah akar planlet vanili.