Abstract :
Tugas akhir ini dilaksanakan selama 3 bulan yaitu mulai bulan Februari 2022 sampai Mei 2022, bertempat di Desa Mojorembun Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk dengan tujuan untuk mengetahui proses produksi pasta bawang merah, menganalisis kelayakan usaha pasta bawang merah, dan pemasaran pasta bawang merah. Metode analisis usaha yang digunakan yaitu analisis Break Even Point (BEP), Revenue Cost Ratio (R/C ratio), dan Return On Investment (ROI). Analisis menunjukkan proses produksi dilakukan sebanyak 5 kali produksi, hasil dari satu kali proses produksi menghasilkan 20 kemasan dengan berat bersih 100 gram per kemasan. Hasil analisis kelayakan usaha pasta bawang merah menghasilkan BEP (unit) sebesar 15,49 kemasan dari kapasitas produksi 20 kemasan, BEP (harga) sebesar Rp.6.197,39,- dengan harga jual Rp. 8.000,- per kemasan, R/C Ratio sebesar 1,29 dan nilai ROI sebesar 8,19%. Maka usaha pasta bawang merah ini layak untuk diusahakan. Pemasaran pasta bawang merah menggunakan saluran secara langsung kepada konsumen melalui media sosial WhatsApp, Facebook dan Instagram, pasta bawang merah dijual dengan harga Rp. 8.000,-. Pemasaran produk pasta bawang merah ini menggunakan bauran pemasaran 4P (Product, Price, Place, Promotion).