Abstract :
Permintaan mentimun semakin meningkat, namun belum diikuti dengan produksi
benih yang memadai sehingga produksi benih perlu ditingkatkan lagi. Penelitian
ini dilakukan di PT. Benih Citra Asia lahan Rowosari, Jember pada bulan
September sampai Desember 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak
Kelompok Factorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama terdiri dari 4 taraf
yaitu tanpa pemberian paclobutrazol (U0), umur pemberian paclobutrazol 10 HST
(U1), umur pemberian paclobutrazol 15 HST (U2) dan umur pemberian
paclobutrazol 20 HST (U3) . Faktor kedua terdiri dari 2 level, tanpa pemangkasan
pucuk air (P0) dan pemangkasan pucuk air (P1). Hasil penelitian menunjukkan
umur pemberian paclobutrazol 15 HST (U2) memberikan pengaruh yang sangat
nyata terhadap parameter kemunculan bunga pertama, jumlah benih per tanaman,
kemudian memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap parameter bobot
benih per tanaman, berat 1000 benih dan produksi benih per hektar. Perlakuan
pemangkasan pucuk air (P1) memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap
parameter tinggi tanaman 6 minggu setelah tanam dan munculnya bunga pertama.
Kemudian, tidak ada interaksi antara ke-dua perlakuan. Namun berdasarkan nilai
numerik umur tanaman dengan pemberian paclobutrazol 15 HST dan dengan
pemangkasan pucuk menunjukkan pengaruh terhadap produksi benih per hektar
sebesar 340,02 Kg dan daya berkecambah 99%.
Key word: Mentimun,Umur Pemberian Paclobutrazol, Pemangkasan Tunas Air.