Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan mikroorganisme
lokal (MOL) Bekicot (Achatina fulica) dalam ransum basal terhadap perkembangan
bobot dan panjang organ pencernaan ayam Kampung super. Penelitian ini akan
dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2021. Rancangan yang digunakan
dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan
dan 4 ulangan, menggunakan ayam 120 ekor ayam Kampung super. Suplementasi
MOL bekicot dalam ransum terdiri dari P0 (control), P1 (5 ml/kg), P2 (10 ml/kg),
P3 (15 ml/kg), P4 (20 ml/kg), P5 (25 ml/kg). Parameter yang di amati adalah bobot
proventiculus, bobot ventriculus, bobot usus halus, dan panjang usus halus ayam
Kampung super. Data hasil penelitian dianalisis dengan Analiysis of Variance
(ANOVA), kemudian dilanjut menggunakan uji berbeda nyata terkecil (BNT)
untuk mengetahui seberapa besar perbedaannya. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa perlakuan penambahan MOL bekicot pada ransum sebagai pengganti protein
berpengaruh nyata (P<0,05) Terhadap panjang usus halus ayam kampung super.
dan tidak berpengaruh terhadap organ proventikulus, ventrikulus dan berat usus
halus, serta pada level konsentrasi pemberian MOL bekicot dalam ransum yang
berpengaruh pada taraf 5 ml panjang usus halus, serta subtitusi probiotik MOL
bekicot dalam ransum dapat menggantikan konsentrat sampai 12% pada bobot
akhir ayam kampung super.