Abstract :
Pembiayaan kesehatan merupakan bagian terpenting dari implementasi JKN yang diselenggarakan di rumah sakit oleh BPJS Kesehatan melalui pengajuan klaim. Namun tidak semua berkas yang diajukan dikatakan layak oleh BPJS Kesehatan sehingga terjadi pengembalian berkas klaim. Hal ini terjadi di Rumah Sakit Mitra Sehat Situbondo, berkas klaim rawat inap di Rumah Sakit Mitra Sehat Situbondo dikembalikan oleh BPJS Kesehatan. Dampak pengembalian berkas klaim yaitu klaim pending dan penurunan tarif diagnosis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor penyebab pengembalian berkas klaim rawat inap oleh BPJS Kesehatan di RS Mitra Sehat Situbondo. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara kepada 5 informan. observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab pengembalian berkas klaim disebabkan ketidaklengkapan berkas klaim dan ketidaksesuaian kaidah koding. Ketidaklengkapan dan ketidaksesuaian kaidah koding disebabkan oleh pengetahuan petugas kurang, tidak adanya checklist, ruangan klaim sempit, SOP klaim belum ada, kurangnya scanner dan SDM dan monitoring pelaksanaan klaim belum terlaksana. Saran untuk meminimalisir terjadinya pengembalian berkas klaim adalah diadakannya arahan kepada petugas klaim secara intensif, pemanfaatan ruangan secara maksimal, penyediaan rak berkas, disediakan physician query, penyusunan SOP klaim, penambahan scanner dan SDM serta pelaksanaan rapat rutin
Kata Kunci: berkas klaim, pengembalian, ketidaksesuaian, ketidaklengkapan, pohon masalah