Abstract :
Seiring bertambahnya penduduk semakin bertambah pula kebutuhan pakan, terutama kebutuhan daging. Peternakan membutuhkan suatu upaya untuk dapat memenuhi kebutuhan pakan tersebut salah satunya, manajemen pemberian pakan. Manajemen pemberian pakan dilakukan untuk dapat meningkatkan konsumsi nutrien dan pertambahan bobot badan Pengamatan bertujuan untuk mengevaluasi konsumsi nutrien terhadap pertambahan bobot badan sapi potong di PT. Tunas Jaya Raya Abadi. Pengamatan dilaksanakan selama tiga bulan dari tanggal 21 September sampai 20 Desember 2021. Pengamatan berlokasi di Dusun Bulu, Desa Babadan, Kecamatan Pce, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. Pengamatan ini menggunakan sapi dengan jenis Limousin sebanyak 2 ekor dan Simmental 1 ekor. Rsio pemberian pakan yaitu 40 hijauan dan 60 konsentrat. Pemilihan tersebut dilakukan secara acak dengan memperhatikan umur dan sapi baru yang memiliki kesempatan yang sama untuk diberikan perlakuan. Parameter pengamatan yang digunakan adalah konsumsi pakan, konsumsi nutrien (TDN, PK, SK, dan LK). Dan pertambahan bobot badan harian (PBBH). Analisis data yang dilakukan menggunakan analisis deskriptif yang menjabarkan data hitungan dalam bentuk tabel. Berdasarkan hasil pengamatan di PT. Tunas Jaya Raya Abadi dengan mengevaluasi konsumsi nutrien terhadap peningkatan bobot badan ternak dapat disimpulkan bahwa komsumsi nutrien pakan yang tercukupi hanya PK 1,38 kg PK/e/h saja, untuk TDN 5,14 kg TDN/e/h, LK 1,87 kg LK/e/h, dan SK 0,39 kg SK/e/h tidak terpenuhi dari jumlah kebutuhan nutrien yang dibutuhkan dalam sehari. Namun terjadi pertambahan bobot badan dengan rata-rata 0,76 kg/e/h akibat tingginya nilai protein kasar. Sebaiknya pemberian hijauan harus tercukupi karena dengan pemberian pakan yang sesuai dengan jumalah kebutuhan pakan/e/h akan memaksimalkan konsumsi nutrien pada sapi yang dipelihara sehingga pertambahan bobot badan yang dihasilkan dapat maksimal. Selain itu harus melakukan perubahan formulasi ransum untuk lebih low cost menyesuaikan dengan kebutuhan ransum seperti penambahan lemak kasar, dan serat kasar agar dapat memenuhi kebutuhan dan menurnkan biaya untuk pakan. Kata Kunci : Sapi Potong, Konsumsi Nutrien.