Abstract :
Indonesia merupakan negara kepulauan dimana hampir seluruh wilayahnya
sebagian besar terdiri dari perairan. Perairan Indonesia sangat luas dibandingkan
dengan negara-negara lain yang beragam jenis ikan maupun biota laut. Ikan hiu
merupakan ikan yang banyak ditemukan di seluruh perairan samudera baik di
daerah pantai hingga laut dalam serta ekosistem terumbu karang.
Bakso merupakan makan yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia
yang menjadi menu makanan yang diminati berbagai kalangan baik anak kecil
maupun orang dewasa. Teknik pengolahan bakso terdiri sangat sederhana yaitu
adanya penambahan tepung, dan daging yang diolah menjadi bakso. Bahan yang
dapat digunakan merupakan bahan dari hasil daging, laut, dan hasil tanaman.
Kualitas produk bakso akan sangat bagus apabila diolah dengan dengan baik.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan
konsentrasi sawi hijau dan tepung tapioka terhadap karakteristik kimia pada bakso
surimi ikan hiu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak
Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua fakto terdiri dari penambahan konsentrasi
sawi hijau dan tepung tapioka yang menjadi 6 kombinasi perlakuan masing-masing
diulang 2 kali pengulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu penambahan
konsentrasi sawi hijau S1 10%, S2 20%, dan S3 30%, dan pada perlakuan dengan
tepung tapioka yaitu T1 40%, dan T2 50%.
Hasil penelitian menunjukan bahwa interkasi semua parameter memberikan
pengaruh nyata terhadap karakteristik kimia bakso ikan hiu dengan penambahan
konsentrasi sawi hijau dan tepung tapioka di peroleh kadar air berkisar 57,46-
64,60%, kadar abu berkisar 1,2-1,6%, kadar protein 16,67-18,60%, kadar
karbohidrat berkisar 15,09-21,95%, dan kadar lemak berkisar 1,43-1,67%