Abstract :
Kue kering banyak kita jumpai pada saat hari raya atau hari-hari besar
lainnya, berbagai kalangan menyukai makanan ringan ini. Bahan baku utama yang
digunakan dalam pembuatan kue kering adalah tepung terigu. Pada Proyek Usaha
Mandiri (PUM) ini dibuat produk kue kering dengan penambahan ekstrak bunga
turi. Penelitian tentang pembuatan kue kering dengan penambahan berbagai macam
sayur sebelumnya telah dilakukan, diantaranya adalah kue kering kaya ?-karoten
dengan penambahan tepung wortel. Akan tetapi, pembuatan kue kering dengan
penambahan ekstrak bunga turi belum pernah dilakukan sebelumnya. Kue kering
dengan penambahan ekstrak bunga turi merupakan salah satu inovasi produk
makanan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh karena zat gizi yang
terkandung pada bunga turi itu sendiri.
Pada Proyek Usaha Mandiri (PUM) ini dilakukan analisa kelayakan usaha
dan cara produksi yang optimal, serta dilakukan proses pemasaran yang baik dalam
memasarkan kue kering dengan penambahan ekstrak bunga turi. Proses produksi
dilaksanakan pada bulan April-Juni 2022 bertempat dirumah penulis. Tahapan
metode pelaksanaan program ini yaitu meliputi pra produksi, produksi dan analisis
usaha. Parameter yang diamati meliputi suhu dan lama pengovenan, rendemen,
kerusakan produk dan pengawasan mutu produk akhir (organoleptik mutu hedonik
dan hedonik).
Proses produksi kue kering dengan penambahan ekstrak bunga turi
dilakukan selama 15 kali produksi dan menghasilkan total 132 kemasan. Setiap
produksi menghasilkan 9 kemasan dengan berat bersih 121 gram yang dijual
dengan harga Rp. 12.000 per kemasan. Produk akhir kue kering dengan
penambahan ekstrak bunga turi memiliki rerata rendemen sebesar 69,2% dengan rerata kerusakan produk sebesar 1,4%. Metode pemasaran yang dilakukan yaitu
pemasaran secara langsung dan pemasaran tidak langsung dengan menggunakan
media sosial secara online dan di toko ibu salekah. Penjualan kue kering dengan
penambahan ekstrak bunga turi mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 311.895
dengan laju keuntungan 24,5%. B/C rasio sebesar 1,24 dimana apabila nilai B/C
rasio >1 maka usaha ini layak untuk dijalankan.