DETAIL DOCUMENT
Uji Kinerja Food Dehydrator Sistem Rotari Dengan Energi Pemanas Lampu Bohlam Untuk Pembuatan Edamame Kering
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Jember
Author
Setiawan, Andre
Subject
163 - Teknologi Pertanian 
Datestamp
2022-08-24 03:48:59 
Abstract :
Uji Kinerja Food Dehydrator Sistem Rotari Dengan Energi Pemanas Lampu Bohlam Untuk Pembuatan Edamame Kering, Andre Setiawan NIM B31170953, Tahun 2022, 38 halaman, Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Jember, Ir. Siti Djamila M.Si (Pembimbing). Edamame merupakan kedelai hijau yang dipanen dalam bentuk polong. Salah satu daerah penghasil edamame adalah Kabupaten Jember Privinsi Jawa Timur, edamame diproduksi dalam bentuk segar beku yang kemudian dipasarkan ekspor maupun dalam negeri. Food Dehidrator merupakan salah satu cara untuk mengeringkan edamame agar dapat menghasilkan produk olahan edamame yang baru dan juga dapat digunakan untuk mengawetkan olahan edamame. Karena alat Food Dehydrator masih sedikit yang menggunakan untuk olahan edamame, maka diperlukan pengujian alat dan edamame agar mengetahui kinerja dari alat ini dan kualitas bahan yang dikeringkan. Pengujian ini bertujuan agar mengetahui kapasitas alat Food Dehydrator, megetahui kadar air awal dan akhir bahan edamame, mengetahui laju pengeringan bahan pada pengujian alat Food Dehydrator, mengetahui konsumsi energi listrik pada pengujian alat Food Dehydrator. Pengujian dilaksanakan pada bulan Desember di Laboratorium Analisis Politeknik Negeri Jember. Adapaun parameter pengamatan yang digunakan adalah laju pengeringan, efisiensi pengeringan, kadar air awal dan akhir, dan konsumsi energi listrik. Pengujian alat pengerng Food Dehydrator dilakukan menggunakan suhu 80 ? dengan 3 perlakuan berbeda yaitu pada lama pengeringan. Hasil pengujian alat Food Dehydrator adalah Jumlah bahan yang digunakan adalah 5 kg, Kadar awal awal rata ? rata adalah 86,23 %, kadar air akhir pengeringan 7 jam adalah 15,86 %, pengeringan 8 jam adalah 13,39 %, pengeringan 9 jam adalah 11,86 %. Laju pengeringan dari pengeringan 7 jam yaitu ,81 % H? O /jam, pengeringan 8 jam yaitu 9,35 % H? O /jam, pengeringan 9 jam yaitu 8,23 % H? O /jam. Konsumsi energi listrik pada pengujian 7 jam adalah 59.094 J, konsumsi energi listrik 8 jam adalah 67.536 J, konsumsi energi listrik 9 jam adalah 75.978 J 
Institution Info

Politeknik Negeri Jember