DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Pemberian Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.),
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Jember
Author
Jailanei, Achmad
Subject
154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan 
Datestamp
2022-08-29 03:30:17 
Abstract :
Permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan kakao adalah dampak perubahan iklim dan peremajaan. Permajaan merupakan pergantian tanaman yang sudah tidak produktif lagi, oleh karena itu persiapan bibit salah satu yang sangat penting dalam peremajaan ini. Untuk menunjang pertumbuhan bibit yang baik maka di perlukan pemeliharaan bibit secara intensif dari pembibitan sampai pindah ke lapang. Pemupukan merupakan hal yang sangat penting karena kebutuhan unsur hara pada media tanam tidak sepenuhnya mencukupi. Selain dengan pemupukan, inovasi teknologi yang bisa diberikan adalah penggunaan air kelapa sebagai zat pengatur tumbuh (ZPT) yang pada konsentrasi tertentu dapat mempengaruhi hasil produksi tanaman yang dibudidayakan.. Kegaiatan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.). Kegiatan tugas akhir ini dilaksanakan pada bulan September 2021 sampai Januari 2022 yang bertempat di PTPN XII Kebun Kendeng Lembu Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini menggunakan metode uji T (T-test) kegiatan ini menggunakan uji T untuk sampel Independen, untuk kegiatan ini menggunakan 2 perlakuan dengan masing- masing sampel 50 tanaman. Jadi jumlah populasi keseluruhan adalah 100 tanaman. Adapun perlakuan adalah sebagai berikut: P0 = Tanpa perlakuan (kontrol), P1 = Perlakuan dengan pemberian air kelapa. Bahan yang digunakan dalam kegiatan ini air kelapa muda. Parameter yang digunakan pada kegiatan ini yaitu tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun pada umur 6 MST, 8 MST, 10 MST, 12 MST, 14 MST, 16 MST, berat basah brangkasan pada umur 16 MST, dan berat kering brangkasan pada umur 16 MST. Hasil analisis uji T Perlakuan pemberian air kelapa tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun pada umur 6 MST, 8 MST, 10 MST, 12 MST, 14 MST dan 16 MST. Perlakuan pemberian air kelapa tidak memberikan pengaruh terhadap berat brangkasan basah dan berat brangkasan kering bibit kakao. Perlakuan P0 lebih baik dan bagus pertumbuhannya dari pada perlakuan P1. 
Institution Info

Politeknik Negeri Jember