Abstract :
Jagung berasal dari Amerika Tengah atau Amerika Selatan, tanaman ini telah dibudidayakan dan telah menjadikan jagung sebagai makanan sejak 10.000 tahun yang lalu (Sudarsana dalam Jurhan, 2017). Jagung manis (Zea may L. Saccharata.) merupakan sayuran dan buah sangat popular di dunia. Jagung manis banyak dikonsumsi karena memiliki banyak manfaat, mengandung gula glukosa rendah lemak sehingga baik dikonsumsi bagi penderita diabetes. Jagung manis mengandung vitamin A dan vitamin E yang brfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh dan dapat menghambat kerusakan degeneratif sel. Selain itu jagung manis mengandung mineral esensial seperti K, Na, P, Ca, dan Fe. (Widowati S. d., 2007)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk petroganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Juni 2022 di lahan Desa Rambipuji Kec. Rambipuji, Kab. Jember. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan 4 perlakuan P0 (tanpa perlakuan), P1 (1.000 kg/ha = 16 gr/tanaman), P2 (1.500 kg/ha = 24 gr/tanaman),
P3 (2.000 kg/ha = 32 gr/tanaman).
Hasil penelitian ini setelah diuji menggunakan uji F memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, dan panjang tongkol, namun pada parameter diameter tongkol, berat tongkol, dan tingkat kemanisan menunjukkan pengaruh tidak berbeda nyata.