Abstract :
Sampah rumah tangga merupakan masalah yang sedang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, hal ini karena sampah rumah tangga dapat menyebabkan berbagai masalah seperti penyakit kulit, disentri, banjir, polusi udara dan lainnya, sehingga perlu penanganan yang tepat untuk mengurangi sampah rumah tangga di Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal untuk merumuskan strategi manajemen pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Segobang Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah evaluasi faktor internal dan eksternal yang dianalisis dengan menggunakan SWOT untuk merancang strategi, sedangkan alternatif strategi yang telah dihasilkan diurutkan berdasarkan prioritas dengan menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 8 (delapan) alternatif strategi yang dapat digunakan untuk mengembangkan manajemen pengelolaan sampah rumah tangga di Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi, yaitu : 1) bekerjasama dengan pihak desa terkait pembentukan Program Bank Sampah, 2) melakukan pelatihan khusus bagi masyarakat tentang pemisahan dan pengolahan sampah, 3) menyusun kebijakan tentang sanksi bagi masyarakat yang tidak peduli terhadap sampah, 4) melakukan produksi pupuk organik, 5) meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran pembayaran retribusi sampah, 6) menambahan petugas pemungut sampah seiring berjalannya Program Bank Sampah, 7) melakukan sosialisasi tentang 3 R (Reduce, Reuse, Recycle) terjadwal 2 (dua) kali dalam sebulan, dan 8) memperkuat kebijakan dan peraturan Desa terkait pembuangan sampah, pemisahan sampah dan pengelolaan sampah