Abstract :
Perusahaan ayam petelur pasti menginginkan produksi telur yang optimal. Produksi telur yang optimal apabila diiringi dengan kualitas telur yang baik dapat meningkatkan omset perusahaan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh manajemen pemberian pakan terhadap performa ayam ras petelur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen pemberian pakan yang dibatasi terhadap performa ayam ras petelur fase layer.
Penelitian ini menggunakan ayam ras petelur strain Novogen Brown fase layer sebanyak 1.606 ekor dengan berat badan berkisar antara 1,6 sampai 1,8 kg. Ayam pada kandang 21 berumur 43 minggu. Parameter yang diamatai adalah konsumsi pakan, hen day production (HDP) dan feed egg ratio (FER).
Jumlah pakan yang diberikan sebanyak 45% pada pagi hari dan 55% pada sore hari. Konsumsi pakan berkisar antara 120,80 sampai 121,17 g/ekor/hari. Nilai konsumsi kumulatif mencapai 4.235,50 g/ekor selama 5 minggu. Produksi telur di CV. Arya Agro Wijaya berkisar antara 10.462 sampai 10.554 butir/minggu dengan HDP mencapai 94%. Sedangkan nilai FERnya berkisar antara 1,90 sampai 1,96. Manajemen pemberian pakan berpengaruh terhadap performa ayam ras petelur fase layer. Manajemen pemberian pakan yang diterapkan menghasilkan performa ayam ras petelur yang baik dilihat dari konsumsi pakan yang semakin meningkat dan sehingga produksi telur yang dihasilkan baik dengan nilai FER yang dapat dikatakan stabil dan normal. Sehingga hal tersebut perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi agar produksi telur lebih maksimal sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh ayam ras petelur.