DETAIL DOCUMENT
Penambahan Kinetin Pada Pertumbuhan Vanili (Vanilla Planifolia Andrews) Melalui Teknik Kultur Jaringan
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Jember
Author
Sarita, Rahma
Subject
154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan 
Datestamp
2021-09-23 09:37:28 
Abstract :
Penambahan Kinetin Pada Pertumbuhan Vanili (Vanilla planifolia Andrews) Melalui Teknik Kultur Jaringan Rahma Sarita Program Studi Tanaman Perkebunan Jurusan Produksi Pertanian ABSTRAK Tanaman vanili (Vanilla planifolia Andrews) merupakan tanaman yang buahnya bernilai ekonomi tinggi dan memberikan banyak keuntungan bagi petani. Sebagai komoditas yang memiliki nilai ekspor tinggi, keberhasilan budidaya menjadi faktor penting sebagai penentu kualitas dan produktivitas tanaman vanili. Permasalahan budidaya vanili di Indonesia adalah produktivitas dan mutu yang masih rendah. Produktivitas dipengaruhi oleh tingkat kesesuaian tumbuh, teknik budidaya, varietas dan serangan penyakit. Serangan penyakit pada tanaman vanili dapat dicegah dengan cara memperbaiki cara budidaya yang benar. Kegiatan tugas akhir ini bertujuan untuk mengembangkan bibit vanili secara in vitro yaitu dengan penambahan zat pengatur tumbuh Kinetin dari golongan sitokinin untuk meningkatkan keberhasilan pembentukan tunas dan pertumbuhan pada eksplan. Pelaksanaan tugas akhir ini dilakukan pada bulan Februari 2021 sampai dengan Juni 2021. Tugas akhir ini dilaksanakan di Laboraturium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Jember. Metodologi yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 4 perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali. Menggunakan ZPT Kinetin dengan taraf yaitu 0, 1, 2, 3 mg/l. Analisa data yang digunakan yakni analisa sidik ragam yang kemudian di uji dengan menggunakan BNT 5% dan 1%. Hasil kegiatan tugas akhir menunjukkan bahwa 1) Penambahan Kinetin dapat berpengaruh pada waktu kedinian bertunas dengan waktu tercepat yaitu 13-17 hari setelah inokulasi dengan media penambahan Kinetin sebanyak 1-3 mg/l. Selain itu konsentrasi Kinetin 3 mg/l juga dapat berpengaruh terhadap berat basah eksplan dengan rerata tertinggi 2,62 gram per eksplan. 2) Penambahan Kinetin tidak mempengaruhi panjang akar, jumlah akar dan panjang tunas. Kata Kunci : Kinetin, Kultur Jaringan, Vanili 
Institution Info

Politeknik Negeri Jember