Abstract :
Sepeda motor listrik merupakan salah satu sepeda yang digerakkan oleh motor listrik jenis Brushless DC (BLDC), dimana untuk mengendalikan motor listrik digunakan driver motor, dan menggunakan energi listrik yang tersimpan dalam baterai. BLDC motor merupakan motor listrik synchronous AC 3 fasa yang memiliki back-emf berbentuk trapezoid. Rangkaian back-emf zero crossing merupakan rangkaian sederhana yang terletak diluar motor dengan menyusun komponen resistor sebagai pembagi tegangan. Pada perangkat kontroler sebuah mikrokontrol berperan untuk mengatur proses switching pada rangkaian driver mosfet yang dikendalikan oleh Arduino Uno R3 berbasis Atmega 328. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah eksperimental yaitu membandingkan nilai input dengan nilai output dengan beberapa variasi pengujian. Data yang diperoleh dari hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai dari duty cycle akan menentukan kecepatan pada putaran roda yang terhubung dengan motor BLDC. Pada pembebanan 50 kg dan 100 kg tegangan output yang mengalir mengalami peningkatan dari tegangan output tanpa beban. Selisih Tegangan output 50 kg dengan tanpa beban sebesar 2 volt AC. Sedangkan Selisih Tegangan output 100 kg dengan tanpa beban sebesar 8 volt AC.