DETAIL DOCUMENT
Perbandingan Interval Pemerahan Pagi dan Sore Terhadap Produksi Susu Sapi Perah UD. Baqoroh Joyo Sidoarjo
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Jember
Author
Darmawan, Fihkri Abdilah
Subject
216 - Produksi Ternak 
Datestamp
2021-11-01 03:17:49 
Abstract :
Sapi perah merupakan sapi yang dipelihara secara khusus karena memiliki kemampuan menghasilkan susu dalam jumlah besar. Pada umumnya di Indonesia banyak ditemukan sapi peranakan Friesian Holstein (PFH) yang merupakan hasil persilangan antara sapi Friesian Holstein (FH) dengan sapi lokal yang ada di Indonesia. Tujuan dari pengamatan ini yaitu untuk mengetahui perbandingan produksi susu sapi dengan interval waktu yang berbeda. Kegiatan pengamatan ini bertempat di UD. Baqoroh Joyo Sidoarjo, Desa Cemeng Kalang, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Waktu kegiatan ini dilaksanakan 1 bulan pada tanggal 01 September sampai dengan 30 September 2020. Parameter pengamatan pada pengamatan ini adalah produksi susu pagi dan sore, serta periode laktasi. Di UD. Baqoroh Joyo Sidoarjo interval pemerahan pagi dan sore berbeda, pemerahan pagi hari dilakukan pada pukul 05.00 WIB dan sore hari pada pukul 14.00 WIB dengan interval waktu pemerahan 15 jam dan 9 jam. Jarak pemerahan yang berbeda dapat memberikan perbedaan antara produksi susu pagi dan sore, serta periode laktasi yang berbeda juga dapat mempengaruhi jumlah susu yang dihasilkan. Hasil dari pengamatan dapat disimpulkan bahwa perbandingan interval pemerahan pagi dan sore terhadap produksi susu didapat hasil bahwa pemerahan pagi memiliki produksi susu lebih tinggi dari sore hari. Hasil persentase produksi susu sapi pada laktasi ke-2 sebesar 53,4% di pagi hari, dan 46,6% pada sore hari, sedangkan pada sapi periode laktasi ke-4 sebesar 53,2% pada pemerahan pagi dan 46,3% pada pemerahan sore 
Institution Info

Politeknik Negeri Jember