DETAIL DOCUMENT
Hubungan Suhu dan Kelembaban Kandang dengan Respon Fisiologis dan Produksi Susu Sapi Peranakan Friesian Holstein (PFH) di UD. Baqoroh Joyo Sidoarjo
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Jember
Author
Marsha, Rica Putri
Subject
216 - Produksi Ternak 
Datestamp
2021-11-08 18:55:07 
Abstract :
Budidaya sapi perah di Indonesia memiliki tantangan karena suhu dan kelembapan yang tinggi. Asal sapi perah Friesian Holstein (FH) yang berada pada iklim dingin, dibutuhkan upaya agar ternak mampu bertahan hidup dan beradaptasi, salah satunya dengan persilangan. Hasil persilangan sapi Friesian Holstein (FH) dengan sapi lokal biasa disebut dengan Peranakan Friesian Holstein (PFH). Hal ini ditujukan agar tujuan peternak tercapai, seperti tingkat adaptifitas dan produksi yang tinggi. Tujuan dari penulisan laporan akhir ini untuk mengetahui hubungan suhu dan kelembapan kandang dengan respon fisiologis dan produksi susu sapi Peranakan Friesian Holstein (PFH). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober sampai 31 Oktober 2020 di UD. Baqoroh Joyo Sidoarjo. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur suhu dan kelembapan kandang menggunakan thermohygrometer digital, pengukuran respon fisiologis denyut jantung menggunakan stetoskop, frekuensi napas sapi dihitung melalui pengamatan pergerakan abdomen dan hembusan napas, temperatur rektal diukur dengan termometer klinis, dan jumlah produksi susu diukur menggunakan milkcan. Pengukuran dilakukan pada pagi jam 06.00 WIB dan jam 16.00 WIB. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan di UD. Baqoroh Joyo Sidoarjo suhu dan kelembapan memiliki keterkaitan kuat dengan arah hubungan bersifat negatif. Pengukuran respon fisiologis menunjukkan semakin meningkatnya suhu kandang, maka semakin meningkat respon fisiologis. Denyut jantung dan frekuensi napas berada diatas rata-rata, sedangkan temperatur rektal tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Respon fisiologis sapi memiliki korelasi kuat dengan suhu dan kelembapan kandang di UD. Baqoroh Joyo. Berbeda dengan respon fisiologis, produksi susu sapi akan menurun seiring dengan meningkatnya suhu pada area kandang. 
Institution Info

Politeknik Negeri Jember