Abstract :
Tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan salah satu komoditi perkebunan yang menghasilkan gula. Setiaap tahunnya produksi gula mengalami penurunan hal tersebut disebabkan oleh bertambahnya jumlah penduduk sehingga menyebabkan kebutuhan gula pun meningkat. . Namun kebutuhan gula yang meningkat ini belum bisa diimbangi oleh produksi gula dalam negeri. Ditinjau dari posisi on farm merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya produksi gula dalam negeri Oleh karena itu, perlu disusun program penelitian tanaman tebu di bidang Agronomi terutama untuk menghilangkan atau mengurangi kendala-kendala dalam pembudidayaan tanaman tebu tersebut. Salah satunya mengenai praktek budidaya khususnya pembibitan dengan penggunaan pupuk hayati. kegiatan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk hayati terhadap pertumbuhan tanaman tebu (SaccharumofficinarumL.) varietas VMC 76-16. Pelaksanaan tugas akhir ini dilakukan pada bulan Maret 2021 sampai dengan Juli2021. Tugas akhir ini dilaksanakan di kebun pembibitan Politeknik Negeri Jember. Metodologi yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 4 perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali. Dengan perlakuan kontrol, 8ltr/Ha,10ltr/Ha, dan 12ltr/Ha. Analisa data yang digunakan yakni analisa sidik ragam. Hasil kegiatan tugas akhir menunjukkan bahwa pengaruh pupuk hayati terhadap pertumbuhan tanaman tebu berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan dan diameter batang.