Abstract :
Kedungadem merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kedungadem sendiri termasuk dalam kecamatan terluas di daerah Bojonegoro. Kecamatan ini memiliki beberapa tempat yang menyediakan berbagai jajanan. Jajanan atau camilan yang unik dan menarik sangat banyak digemari oleh pembeli. Namun kebanyakan jajanan yang dijual adalah gorengan. Peminat jajanan basah tidak kalah banyak dari peminat jajanan goreng. Bakpao adalah salah satu jajanan basah yang banyak digemari namun masih belum banyak penjualnya.Bakpao adalah makanan yang berbahan dasar tepung terigu yang diberi ragi sehingga mengembang, kemudian diberi aneka isian dan dikukus. Bakpao berbentuk bulat dan mengembang bertekstur halus, berwarna putih atau kadang diberikan pewarna makanan dan memiliki rasa yang beraneka ragam bergantung
pada isiannya. Varian rasa bakpao yang ada dipasaran biasanya yaitu coklat, keju,
kacang, kelapa, ayam, daging. Rosella adalah tanaman yang memiliki kelopak
bunga berwarna merah yang bisa dikeringkan dan diolah menjadi minuman teh
atau kopi, tidak sedikit juga setelah proses pengeringan bisa digiling menjadi
bubuk rosella.
Bakpao yang dihasilkan pada PUM (Proyek Usaha Mandiri) yaitu berwarna
merah muda dengan isian coklat dan keju hal ini akan meningkatkan ketertarikan
masyarakat terutama anak-anak untuk mencoba dan membeli produk dengan
inovasi baru ini. Pada proses pengolahan Bakpao ini dibutuhkan kesungguhan
serta ketelitian untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan. Dan
membutuhkan Analisa kelayakan usaha untuk mengetahui potensi produk usaha
ini karena tergolong produk baru. Serta dibutuhkan dukungan masyarakat agar
dapat produk dapat diterima dengan baik. Produksi dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2021 bertempat di Kos Hafiza Jl. Tidar kloncing No.13 Desa Karangrejo
Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Metode pelaksanaan program ini
dilakukan dengan tahap pra produksi, produksi, dan analisa usaha. Parameter yang
diamati meliputi mutu bahan baku, mutu produk akhir (organoleptik hedonik dan
mutu hedonik).
Proses produksi bameda (bakpao merah muda) penambahan bubuk rosella
dilakukan selama 10 kali dan menghasilkan 180 kemasan atau 360 biji bameda
(bakpao merah muda) penambahan bubuk rosella. Dengan berat per kemasan 170-
180 gram. Total produk terjual selama 10 kali produksi adalah 175 kemasan.
Harga jual produk per kemasan yaitu Rp. 6.000. total biaya produksi yaitu sebesar
Rp. 720.550, menghasilkan total pendapatan sebesar Rp. 1.050.000 dengan laju
keuntungan 49,88 %, BEP produksi sebesar 180 kemasan, dan BEP rupiah sebesar
Rp. 92.072,78. B/C ratio sebesar 1,49 yang dimana apabila nilai B/C ratio > 1
maka usaha layak dijalankan.