DETAIL DOCUMENT
Studi Kasus Kejadian Diare Pada Ternak Domba di CV. Gumukmas Multi Farm, Jember.
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Jember
Author
Tnomat, Lodovikus
Subject
211 - Ilmu Peternakan 
Datestamp
2021-11-25 00:49:31 
Abstract :
Domba merupakan ternak ruminansia kecil yang banyak dipelihara oleh peternak di Indonesia. Hasil produk olahan dari ternak domba banyak digemari oleh masyarakat Indonesia seperti hasil produksi olahan dari daging, kulit dan bulu domba. Indonesia memiliki beberapa domba lokal diantaranya seperti Domba Ekor Tipis, Domba Priangan, dan Domba Ekor Gemuk. Kegiatan pemeliharaan ternak domba terkadang menemui beberapa kendala seperti halnya penyakit, salah satu penyakit pada ternak domba adalah diare. Diare adalah gangguan pada saluran pencernaan dimana seekor ternak mengeluarkan feses dengan kondisi encer. Faktor yang dapat menyebabkan diare pada ternak domba adalah faktor infeksius dan faktor non infeksius. Pengamatan ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi penyakit diare pada ternak domba dan bagaimana penanganan diare pada ternak domba yang dilakukan di CV. Gumukmas Multi Farm. Lokasi CV. Gumukmas Multi Farm berada di Dusun Krajan, Desa Purwosari, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pengamatan kejadian diare pada ternak domba dilaksanakan selama 1 bulan pada tanggal 19 Agustus sampai dengan 18 September 2020. Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan di CV. Gumukmas Multi Farm diperoleh data jumlah populasi ternak domba sebanyak 420 ekor dengan jumlah ternak domba yang mengalami diare sebanyak 94 ekor, terdiri dari 38 ekor domba dan 56 ekor cempe dengan prevalensi penyakit diare sebesar 22%. Faktor penyebab domba mengalami diare di CV. Gumukmas Multi Farm diduga diakibatkan oleh faktor kebersihan tempat pakan dan air minum yang kurang bersih karena masih sering ditemukan pakan dan air minum yang bercampur dengan feses ternak domba. 
Institution Info

Politeknik Negeri Jember