Abstract :
Buah kelapa atau Cocos nucifera dapat dimakan secara langsung atau diolah menjadi produk makanan, agar mendapatkan nilai jual lebih tinggi, maka perlu adanya proses pengolahan lebih lanjut yaitu kue sagon. Produksi kue sagon layak untuk di pasarkan, karena dilihat dari rasa dan bahan baku utama yang digunakan tidak kalah bersaing dengan produk makanan sejenisnya yang lebih terkenal. Kue sagon sangat aman dikonsumsi oleh anak ? anak, remaja, dan orang dewasa.Tugas akhir ini menggunakan 3 metode analisis usaha yaitu analisis BEP (Break Event Point), R/C Ratio, dan ROI (Return On Invesment), usaha produksi kue sagon ini memperoleh nilai BEP unit sebesar 8 bungkus dari kapasitas produksi 10 bungkus dan nilai BEP rupiah sebesar Rp 7.789 dengan harga jual Rp 10.000, nilai R/C Ratio sebesar 1,3 dan nilai ROI sebesar 28%. Pemasaran produk kue sagon dilakukan secara langsung. Usaha ini didirikan untuk menciptakan lapangan pekerjaan, mendapatkan keuntungan, dan diperlukan suatu analisis usaha agar dapat diketahui apakah usaha tersebut dapat dilanjutkan atau tidak.