Institusion
Politeknik Negeri Jember
Author
Natalia, Nesya
Subject
573 - Administrasi Keuangan (Perkantoran, Pajak, Hotel, Logistik, Dll)
Datestamp
2021-12-28 06:24:02
Abstract :
Kerawanan pangan dapat dilihat dari sisi produksi, konsumsi dan distribusi. Aspek produksi rawan pangan adalah kemampuan menghasilkan tidak seimbang dengan pemenuhan kebutuhan. Kemampuan produksi tidak dilihat dari sisi ketersediaan, karena ketersediaan dapat dipenuhi dari adanya pasokan antar wilayah. Aspek konsumsi adalah ketidakmampuan membeli pangan karena tidak ada daya beli atau masyarakat miskin. Ketersediaan bahan pangan yang kurang memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga mengalami kerawanan pangan. Kemudian cara menangani kerawanan pangan didaerah Bondowoso yaitu dengan pendistribusian bahan pangan yang membutuhkan jalur terpendek untuk mengatasi banyaknya daerah yang harus diberikan bantuan. Penentuan jalur terpendek merupakan suatu permasalahan untuk menemukan sebuah jalur antara dua node dengan jumlah bobot minimal. Jalur terpendek dapat diaplikasikan dalam bentuk program aplikasi berbasis web.