Abstract :
Uji efektifitas ekstrak biji kelor (Moringa oleifera Lam) dan kayu manis (Cinnamomum sp) untuk inaktifasi kapang Mucor sp dan bakteri E.coli bertujuan untuk mengetahui inaktifasi ekstrak biji kelor dan kayu manis serta kombinasi keduanya terhadap bakteri E.coli dan kapang Mucor sp serta jenis pelarut yang berpengaruh dalam mengekstrak biji kelor dan kayu manis. Parameter yang digunakan dalam pengujian ini yakni waktu kontak untuk mengetahui pertumbuhan serta difusi kertas cakram untuk mengetahui bear daya hambat yang dihasilkan. Ekstrak biji kelor konsentrasi 10% dengan pelarut etanol mampu menghambat pertumbuhan bakteri E.coli dari 543 coloni menjadi 4 coloni dengan zona hambat seluas 0,6 cm dan pertumbuhan kapang Mucor sp dari 792 coloni menjadi 7 coloni dengan zona hambat seluas 1 cm. ekstrak kayu manis konsentrasi 10% dengan pelarut etanol mampu menghambat pertumbuhan bakteri E.coli seluas 3 cm dan kapang mucor sp 2,4 cm. Penggunaan etanol sebagai pelarut kayu mnais efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri E.coli dan kapang mucor sp dibanding pelarut n-hexane. Ekstrak dengan pelarut etanol menghasilkan daya hambat 3 cm terhadap bakteri E.coli dan 2,4 cm terhadap kapang Mucor sp.