Abstract :
Kacang tanah merupakan salah satu tanaman palawija, merupakan tanaman sumber lemak nabati yang memiliki peranan penting sebagai bahan pangan, bahan industri dan sebagai komoditi perdagangan, baik untuk keperluan pasar dalam negeri maupun pasar luar negeri. Penggunaan tangan dan mesin mekanis merupakan dua metode yang umum dilakukan dalam proses pengupasan kacang tanah. Pada metode pengupasan dengan tangan, proses pengupasan dan pemisahan biji dari kulit polong dilakukan dengan cara bersamaan. Pengupasan yang digunakan dengan mesin pengupas dengan judul Tugas Akhir (TA) Mesin Pengupas Kacang Tanah Untuk Benih Sistem Silinder Bolak-Balik. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 bulan dimulai dari bulan Desember 2013 sampai dengan bulan Januari 2014. Dan tempat pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Logam Politeknik Negeri Jember. Berdasarkan hasil analisis kapasitas yang dihasilkan dari ketiga Rpm yang digunakan memiliki kapasitas yang hampir sama dengan selisih antara Rpm 77, 57 dan 46 tidak terlalu jauh. Akan tetapi untuk kapasitas terbesar pada Rpm 57 dengan 26,06 kg/jam. presentase biji utuh yang memiliki presentase paling besar pada Rpm 46 dengan nilai presentase 57,34 % biji utuh. Daya berkecambah tertinggi terdapat pada Rpm 46, tetapi selisih dengan Rpm 57 dan 77 yang dihasilkan tidak terlalu jauh. Sehingga rata-rata presentase daya berkecambah yang dihasilkan adalah 82,67 %.