Abstract :
Indonesia merupakan salah satu negara agraris yang memberikan sebagian
besar pemasukkan penjualan dari sektor pertanian ke bidang pembangunan. Di
Indonesia sendiri, pertanian meliputi tanaman perkebunan, pangan, kehutanan,
perternakan, dan perikanan. Salah satu yang diandalkan dari pertanian adalah
tanaman perkebunan. Perkebunan memiliki beberapa macam tanaman komoditi,
salah satunya tanaman karet. Salah satu produk olahan karet yaitu RSS (Ribbed
Smoked Sheet) yang terbuat dari getah lateks yang diperoleh dari proses
penyadapan.
Proses pengolahan karet alam atau lateks di Indonesia terbagi menjadi
beberapa tahapan, yaitu penyadapan, penerimaan, pembekuan, penggilingan,
pengasapan, sortasi, pengemasan, dan pengiriman. Di pabrik pengolahan, dari
karet alam akan diproses menjadi lembaran sheet yang biasa disebut RSS (Ribbed
Smoked Sheets). Dalam proses pengolahan RSS tentunya akan membutuhkan
beberapa elemen, seperti manusia, alat dan mesin, serta bahan bakar. Alat dan
mesin yang digunakan terdiri dari manual dan mesin yang membutuhkan manusia
sebagai operatornya.
Energi merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang
penggunaannya haruslah bijaksana, produktif dan efisien. Analisis energi
merupakan suatu metode perhitungan kebutuhan energi, baik energi langsung
ataupun energi tidak langsung yang digunakan untuk menghasilkan suatu barang
produk atau jasa. Analisis energi bertujuan untuk menghitung nilai energi yang
digunakan dalam setiap tahapan di dalam suatu sistem produksi secara
keseluruhan. Pada proses pengolahan karet mutu RSS (Ribbed Smoked Sheet)
dibutuhkan energi masukan untuk menghasilkan kualitas produk yang tinggi. Dan salah satu pabrik pengolahan karet mutu RSS terletak di PTPN XII Kebun
Kalirejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.
Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah menganalisa kebutuhan energi pada
setiap proses dan menghitung energi total pada proses pengolahan karet mutu
RSS. Dan jenis energi yang digunakan adalah energi manusia (Em) yang
diperoleh dari jumlah tenaga kerja dan pengukuran denyut nadi, energi bahan
bakar (Eb) yang diperoleh dari bahan bakar kayu dan solar, serta energi listrik (El)
yang diperoleh dari jumlah pemakaian daya listrik pada alat dan mesin
pengolahan. Pengumpulan data dilakukan pada bulan September sampai
Desember 2020. Tugas Akhir ini menggunakan data primer dan sekunder yang
berasal dari lingkungan eksternal industri.
Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan, bahwa kebutuhan
energi pada proses pengolahan karet mutu RSS (Ribbed Smoked Sheet) antara
lain, proses penyadapan 3.298 kJ/kg, proses penerimaan 1.991,5 kJ/kg, proses
pembekuan 9,6 kJ/kg, proses penggilingan 70,2 kJ/kg, proses pengasapan
12.486.402,5 kJ/kg, proses sortasi 29,8 kJ/kg, proses pengemasan 63,5 kJ/kg, dan
proses pengiriman 904,8 kJ/kg. kebutuhan energi manusia (Em) 1.478,6 kJ/kg,
kebutuhan energi bahan bakar (Eb) 12.491.022,7 kJ/kg, dan kebutuhan energi
listrik (El) adalah 108,2 kJ/kg, dengan total energi pada proses pengolahan karet
12.492.769,5 kJ/kg.