DETAIL DOCUMENT
Usaha Pemeliharaan Broiler Dengan Menerapkan Program Pemberian Pakan Pada Malam Hari Sebagai Upaya Untuk Memperbaiki Efisiensi Pakan
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Jember
Author
Wahyudi, Mohammad Haris
Subject
216 - Produksi Ternak 
Datestamp
2022-01-11 03:39:03 
Abstract :
Tujuan dari Proyek Usaha Mandiri ini adalah untuk memperbaiki efisiensi pakan broiler dengan menerapkan program pemberian pakan pada malam hari agar keuntungan yang didapatkan meningkat. Proyek Usaha Mandiri ini dilaksanakan di kandang unggas UPT. Produksi dan Jasa Peternakan Politeknik Negeri Jember Jl. Mastrip No. 164 Kab. Jember, dan dimulai pada tanggal 26 September sampai dengan 9 November 2013 dengan skala usaha 204 ekor broiler strain CP 707. Program pemberian pakan dilakukan dengan cara pada umur 1?7 hari pakan diberikan secara adlibitum, kemudian pada umur 8?35 hari jumlah pemberian pakan dilakukan 40% di siang hari dan 60% di malam hari, selain itu penerangan dalam kandang dinyalakan sepanjang malam setiap harinya. Frekuensi pemberian pakan dilakukan sebanyak 4 kali dalam sehari, yaitu: pada umur 1?21 hari pemberian pakan dilakukan pada pukul 06.00, 12.00, 18.00 dan 00.00 WIB, kemudian pada umur 22?35 hari pemberian pakan dilakukan pada pukul 07.00, 15.00, 18.00 dan 00.00 WIB. Pakan yang diberikan adalah pakan komersil ACT BR1-S produksi PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Parameter yang diukur meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan dan analisa usaha (keuntungan, analisa titik impas dan analisa keuntungan biaya). Hasil dari Proyek Usaha Mandiri ini menunjukkan bahwa pemeliharaan broiler dengan menerapkan program pemberian pakan pada malam hari selama 5 minggu menghasilkan konsumsi pakan sebesar 3194,05 gram/ekor, pertambahan bobot badan sebesar 2070 gram/ekor dan nilai konversi pakan yang baik yaitu sebesar 1,54. Nilai konversi pakan yang baik dapat meningkatkan keuntungan pada usaha pemeliharaan broiler. Keuntungan yang didapatkan pada usaha ini hanya sedikit yaitu 3,7% dari total modal yang dikeluarkan, hal ini disebabkan karena harga jual broiler pada saat dipanen sedang rendah yaitu Rp. 14.000/kg. Dalam usaha pemeliharaan broiler ini dihasilkan perhitungan BEP produksi sebesar 406,95 kg dan BEP harga sebesar Rp. 13.501/kg, serta nilai R/C Ratio sebesar 1,04. 
Institution Info

Politeknik Negeri Jember