Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan suhu dan waktu pengeringan terhadap sifat kimia, sifat fisik, sifat mikrobiologi dan organoleptik pindang tongkol dan menetapkan kisaran penggunaan suhu dan waktu pengeringan pada pindang tongkol dikemas vakum selama penyimpanan.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu suhu pengeringan yang terdiri dari suhu pengeringan 55?C (A1), suhu pengeringan 65?C (A2), suhu pengeringan 75?C (A3) dan faktor kedua yaitu waktu pengeringan yang terdiri dari waktu pengeringan 4 jam (B1), waktu pengeringan 5 jam (B2) dan waktu pengeringan 6 jam (B3). Sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan dan masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 2 kali dan diperoleh 18 unit percobaan. Selanjutnya dilakukan pengamatan selama 20 hari yang diamati pada hari ke-0, hari ke-5, hari ke-10, hari ke-15 dan hari ke-20.
Pengujian yang dilakukan yaitu uji kadar air, kadar garam, TBA, tekstur, TPC dan organoleptik pindang tongkol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan suhu pengeringan (55?C, 65?C, 75?C) dan waktu pengeringan (4 jam, 5 jam, 6 jam) memberikan pengaruh terhadap sifat kimia (kadar air, kadar garam, sifat fisik (tekstur), sifat mikrobiologi (TPC), dan organoleptik mutu pindang tongkol, namun tidak memberikan pengaruh terhadap nilai TBA. Berdasarkan hasil penelitian perlakuan suhu pengeringan 65?C, dan waktu pengeringan 6 jam menggunakan kemasan vakum dapat mempertahankan mutu pindang tongkol selama 5 hari dengan nilai kadar air dan TPC yang optimal terhadap mutu pindang tongkol selama penyimpanan.