Abstract :
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai bagian dari pendidikan vokasi yang saat ini dipandang menjadi tulang punggung dalam menciptakan kualitas SDM bangsa secara cepat perlu didorong untuk menjalin relasi dengan industri. Saat industri sudah merasa membutuhkan SMK untuk menghasilkan lulusan-lulusan yang akan diserap, mereka akan merasa perlu memberikan bantuan kepada SMK agar pembelajaran dapat menjadi lebih efektif. Dengan begitu, SMK akan mendapatkan pendanaan yang lebih berkelanjutan dan tidak harus mengandalkan bantuan dari pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai program yang telah diluncurkan atau dilaksanakan oleh pemerintah dalam konteks peningkatan kualitas SMK telah memberikan efek nyata dalam meningkatkan kualitas SDM bangsa secara makro. Karena revitalisasi SMK dalam konteks penyiapan SDM harus dilakukan dengan upaya memaksimalkan semua unsur pendidikan yang terkait untuk peduli secara riil dalam proses pendidikan SMK.