Abstract :
Abstrak- Kasus bullying dapat terjadi dalam ruang lingkup manapun, tidak terkecuali di sekolah. Di sekolah, perilaku bullying hanya dianggap suatu kenakalan anak semata. Padahal, perilaku bullying yang dilakukan oleh anak apabila tidak dihentikan akan menjadi suatu kebiasaan pada usia selanjutnya. Salah satu cara untuk mengurangi perilaku bullying pada anak adalah dengan menekankan perilaku respek dan empati. Dengan hal tersebut, diharapkan anak mampu lebih memahami perasaan, pikiran, serta sudut pandang korban bullying dengan menekankan dampak-dampak bullying tidak hanya terhadap korban tetapi juga pelaku bullying. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan pembelajaran menekankan perilaku respek dan empati untuk mengurangi perilaku bullying yang dilakukan oleh anak.