DETAIL DOCUMENT
Eksistensi Hukum Adat Budaya Takbenda:Studi Kasus Pemertahanan Mantra Pelaut Pantura Jakarta
Total View This Week0
Institusion
Universitas Terbuka
Author
AGUS SETIAWAN
Subject
311 Ilmu Hukum S1 
Datestamp
2023-12-11 09:03:20 
Abstract :
Keberadaan warga masyarakat dapat dikenali dari keberadaban kehidupan sehari-hari sesuai dengan adat budaya, termasuk budaya takbenda. Pada kenyantaannya, budaya takbenda kerap terpinggirkan oleh pemajuan budaya benda sehingga terjadi kerentanan atau kerawanan pemertahanannya. Padahal, keberadaan dan keberdayaan warga masyarakat yang berakar dari adat istiadatnya menjadi pijakan fundamental yang kokoh atas tegaknya bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk warga masyarakat nelayan di Pantai Utara Jakarta, Kota Jakarta. Pemasalahan utamanya, yaitu (1) bagaimanakah eksistensi budaya takbenda di Pesisir Utara Pulau Jawa, Kota Jakarta dan (2) bagaimanakah pemertahanan eksistensi budaya takbenda (mantra-mantra pelaut) di Pesisir Utara Pulau Jawa, Kota Jakarta ? Muara Angke? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan eksistensi budaya takbenda di Pesisir Utara Pulau Jawa, Kota Jakarta dan (2) mendeskripsikan pemertahanan eksistensi budaya takbenda (mantra-mantra pelaut) di Pesisir Utara Pulau Jawa, Kota Jakarta. Untuk itu, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena sumber data dan data penelitian bersifat natural, tanpa perlakuan apapun yang dapat mengubah atau mempengaruhi kebermaknaan data pada konteks sosialnya. Data penelitian berupa data verbal (kata, frase, kalimat, dan teks mantra) dari para informan (pelaut) yang dikumpulkan dengan teknik wawancara mendalam. Metode penelitian yang digunakan, yakni studi kasus karena berkenaan dengan kekhasan dan/atau keunikan eksistensi budaya takbenda mantra-mantra pada konteks budaya Kota Jakarta. 

Institution Info

Universitas Terbuka