Abstract :
Profesionalitas merupakan kualitas para anggota profesi terhadap profesinya serta derajatpengetahuan dan keahlian yang dimiliki untuk menyelesaikan tugas-tugasnya, termasukjuga disini profesi sebagai ASN. Untuk mengetahui tingkat profesionalitas ASN,diperlukan pengukuran Indeks Profesionalitas ASN. Tidak semua unit kerja dalaminstansi pusat dan instansi daerah melakukan pengukuran terhadap IPASN. Bahkan adaunit kerja yang baru mendengar istilah IPASN. IPASN ini perlu dilakukan secarasistematis, terukur, dan berkesinambungan. Metode yang digunakan oleh penulis adalahmetode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan olehpenulis adalah observasi dan studi pustaka. Hasil pengukuran IPASN LPKA Kelas IIBengkulu yakni sebesar 63, 4 dan termasuk ke dalam kategori Rendah. LPKA merupakanorganisasi yang efektif karena memenuhi syarat dalam mencapai tujuan organisasi,mampu berintegrasi dengan instansi lain, dan juga mampu beradaptasi denganperkembangan atau lingkungan di sekitarnya. Hubungan antara Indeks ProfesionalitasASN di LPKA Kelas II Bengkulu terhadap tingkat efektifitas organisasi adalahberkorelasi tapi tidak signifikan.