Abstract :
Penelitian ini membahas mengenai gambaran situasi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) dalam mengatasi tindak pidana yang dilakukan oleh anak dibawah umur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dan penelitian hukum empiris. Adanya Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) di lingkungan Polres Lampung Barat belum maksimal yang ditandai dengan meningkatnya tindak pidana yang dilakukan oleh anak dibawah umur. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya kurang jumlah penyidik pembantu di Unit tersebut dan waktu kunjungan lapang untuk dapat mencegah tindak pidana yang dilakukan oleh anak dibawah umur.