Abstract :
Penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah merevolusi banyak aspek kehidupan manusia, dan salah satu bidang yang terdampak yaitu bidang Akuntansi. Michael Osborne dan Carl Frey, akademisi dari Oxford University, telah menghitung tingkat risiko sebuah profesi mengalami otomatisasi. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa profesi akuntan bersertifikasi memiliki risiko sebesar 95% untuk mengalami otomatisasi dalam waktu dua dekade ke depan. Dalam tulisan karya ilmiah ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini didasarkan pada jurnal yang terdaftar dalam indeks, prosiding, dan artikel yang diterbitkan oleh perusahaan yang kemudian dikaji ulang dan digunakan sebagai dasar penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah tinjauan literatur. Dari hasil penelitian ini, terlihat bahwa Artificial Intelligence pada profesi akuntansi memberikan dampak yang signifikan. Namun, penerapan Artificial Intelligence dalam akuntansi juga membawa tantangan tersendiri.